Tegas, Berani dan Terpercaya

Bupati Eddy Raya Samsuri; Musrenbang Tahapan Penting Dalam Proses Pembangunan Daerah


(foto atas) Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri saat memberikan pidato dalam acara Musrenbang tingkat Kecamatan yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Dusun Hilir, Kamis (5/2/2026). Foto. Redaksi Publikkaltengnews.com

Publikkaltengnews.com, Buntok - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah melaksanakan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di tingkat Kecamatan, yang berlangsung di Auaa kantor Kecamatan Dusun Hilir, Kamis (5/2/2026).

Dalam pidatonya, Bupati Barsel Eddy Raya Samsuri menerangkan, bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah guna memastikan arah dan prioritas pembangunan daerah benar-benar berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.

"Forum ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tingkat desa, Kelurahan hingga Kecamatan," terang Bupati. 

Ia menuturkan, Musrenbang RKPD tahun 2027 merupakan tahun kedua pelaksanaan RPJMD Kabupaten Barsel periode tahun 2025-2029, dengan tema "Pembangunan Pondasi Hilirisasi Berbasis Sumber Daya Lokal untuk Ketahanan Pangan dan Energi yang Berkelanjutan".

"Tema ini menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan hilirisasi sumber daya lokal, dan pemberdayaan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, penurunan pengangguran, serta pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan," tutur orang nomor satu dijajaran Pemkab Barsel itu. 

Eddy Raya menyampaikan, adapun sasaran dan target pembangunan Kabupaten Barsel tahun 2027 adalah sebagai berikut:

1. Pertumbuhan ekonomi sebesar 6,45%, dibandingkan capaian tahun 2025 sebesar 4,02% (per Oktober 2025).
2. Penurunan angka kemiskinan menjadi 3,77%, dibandingkan tahun 2025 sebesar 4,94%.
3. Penurunan tingkat pengangguran menjadi 3,09%, dibandingkan tahun 2025 sebesar 4,30%.
4. Penurunan indeks gini menjadi 0,256% dibandingkan tahun 2025 sebesar 0,266%.
5. Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) menjadi 76,44% dibandingkan tahun 2025 sebesar 75,21%.

Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, diperlukan sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah, mulai dari tahap perencanaan hingga pengendalian pembangunan. 

"Kita menyadari bahwa kebutuhan pembangunan, infrastruktur khususnya pendidikan, kesehatan, dan penanganan permasalahan sosial dihadapkan pada keterbatasan kapasitas anggaran daerah akibat menurunnya dana bagi hasil dan transfer ke daerah serta dana desa," ujar Bupati. 

Ia mengatakan, Pemkab Barsel terus berupaya mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta menjajaki sumber pendanaan alternatif yang sah, melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KSPBU) dalam penyediaan infrastruktur, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) nomor 38 tahun 2015, yang memungkinkan pembangunan dilaksanakan secara lebih efektif dan efisien melalui pembagian peran dan risiko.

Ia menambahkan, dalam kondisi keterbatasan tersebut, kebijakan penganggaran akan berpedoman pada prinsip money follows program, yaitu memprioritaskan program yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, oleh karena itu, agenda Musrenbang menjadi forum yang sangat strategis dalam menetapkan prioritas pembangunan yang terukur, realistis, serta berdampak langsung kepada masyarakat. 

"Kami mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dan bekerjasama dalam memperkuat serta membangun daerah demi terwujudnya Kabupaten yang bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus yang sejahtera dan berdaya saing dimasa depan," kata Eddy Raya Samsuri. (AL) 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak