Publikkaltengnews.com, Buntok - Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mensosialisasikan Program Kampung Iklim (Proklim), yang berlangsung di Room Meeting rumah makan Dapoer Najwa, Jalan Pelita Raya, Buntok, Kamis (9/4/2026).
Asisten II Setda Barsel, Yoga P Utomo dalam sambutan menerangkan, bahwa Proklim merupakan program pemerintah pusat yang bertujuan mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
"Untuk di wilayah Barsel sendiri ada 26 lokasi atau desa yang telah dilaksanakan program kampung iklim ini," terangnya.
Ia menyampaikan, Indonesia salah satu Negara yang mengalami perubahan iklim sangat drastis, seperti bencana hidrologi, gempa, banjir, panas ekstrem dan lain sebagainya, hal itu tentu sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat sehari-hari.
"Melalui kegiatan ini kita berharap masyarakat di 26 lokasi nantinya diberikan edukasi terkait perubahan iklim sesuai standard nasional," ujar pria yang akrab disapa bapak Yoga itu.
Ia mengatakan, dengan adanya program sosialisasi Proklim tersebut masyarakat di 26 desa di Kabupaten Barsel diberikan edukasi dan mitigasi, sehingga mereka bisa bertahan menghadapi perubahan iklim.
"Kita berharap Proklim ini dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas lingkungan di bumi berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus yang kita cintai ini," kata Yoga P Utomo. (AL)
